Sabtu, 04 Juni 2011

Pasukan Tablet dengan Chip Intel Siap Menyerbu

 CEO Intel Paul Otellini menunjukkan jajaran tablet yang menggunakan chip Intel.

Produsen prosesor terkemuka Intel berencana memamerkan tablet-tablet yang memakai chip produksinya di ajang Computex 2011 yang akan berlangsung di Taiwan31 Mei sampai 4 Juni 2011. Hal tersebut menegaskan komentar CEO Intel Paul Otellini beberapa waktu lalu yang mengatakan bahwa perang tablet belumlah mendekati selesai dan Intel akan ambil bagian.

Berdasarkan laporan Wall Street Journal, Rabu (18/5/2011) lalu, Intel akan memamerkan lebih dari 10 tablet PC terbaru yang beroperasi dengan chip produksinya. Pameran ini menandai langkah Intel masuk lebih dalam ke bisnis perangkat mobile dari yang semula dominan di PC.

Tablet-tablet yang dipamerkan di ajang Computex 2011 nanti hanya sebagian kecil dari roadmap Intel di ranah tablet pada tahun 2011. Navin Shenoy, GM Intel Asia Pasifik mengatakan, ada 35 jenis tablet PC dengan chip Intel yang siap digelontorkan ke pasaran pada tahun 2011.

Salah satu yang akan dipamerkan ialah tablet dengan chip Oak Trail terbaru. Ada pula tablet versi Android, Windows dan MeeGo dengan chip Intel. Meski dilabeli "personal", namun Intel juga mengupayakan sistem keamanan sehingga tablet bisa dipakai di kalangan bisnis dan enterprise.


Padfone, Tablet yang Dilengkapi Smartphone

 Padfone dilengkapi smartphone yang bisa dipasang dan dilepas di badan tablet yang berfungsi menjadi semacam dock.

Jelang sehari pembukaan pameran Computex 2011, Senin (30/5/2011), Asus meluncurkan inovasi produk-produk terbarunya. Salah satu yang menarik perhatian adalah Padfone, tablet yang dilengkapi smartphone.
Padfone merupakan kombinasi tablet dan smartphone. Dalam perkenalan perdananya, Chairman Asus Jonney Shih mendemonstrasikan bagaimana keunikan perangkat tersebut. Di panggung, tampak sebuah tablet berlayar 10,1 inci dan tiba-tiba dari bagian belakangnya, ia mengambil sebuah smartphone berlayar 4,3 inci.

Konsepnya memang memadukan smartphone dan tablet tapi bukan dalam perangkat tunggal. Tim desain Asus merancang bagian belakang tablet tersebut agar bisa menjadi dock atau tempat dudukan untuk menyambungkan smartphone pasangannya. Idenya didasari banyak pengguna tablet dengan koneksi WiFi saja yang sulit mengakses internet jika tak menemui hotspot.

Nah, dengan ada smartphone yang bisa terhubung ke jaringan seluler, tinggal gabungkan untuk mengakses internet. Saat smartphone digabungkna, tampilan layarnya pun langsung muncul dengan ukuran lebih besar di layar tablet secara otomatis. Kekuatan baterai smartphone pun jadi lebih awet dengan digabungkan ke tablet. Kini menerima telepon pun bisa dilakukan dengan tablet.


"Melawan arus dan keluar dari status quo adalah kunci sukses kami, dan kami berusaha keras memberikan pengalaman yang jauh di atas ekspektasi konsumen," kata Shih dalam pernyataan resminya.

Selain memperkenalkan Padfone, Asus juga memamerkan sejumlah perangkat baru lainnya. Antara lain Eee PC X101 generasi terbaru Eee PC dengan sistem operasi MeeGo maupun Windows 7. Lini produk tablet juga ditambah dengan Eee Pad MeMO 3D, berlayar 7 inci dengan sistem operasi Honeycomb dan mendukung stylus.

Di kategori notebook, diperkenalkan Asus seri UX yang mengandalkan desain stylish berketebalan hanya 17 mm, casing aluminium ringan, dan dilengkapi prosesor Intel Core i7. Teknologi SonicMaster yang dikembangkan bersama Bang & Olufsen kini pun digunakan di notebook seri N terbaru. All in one PC terbaru dari Asus seri ET2700XVT dengan layar HD 27 inci. Ajang Computex 2011 juga jadi arena memamerkan perangkat navigasi game berbasis gerakan WAVI Xtion yang bisa digunakan untuk meningkatkan pengalaman bermain game di PC.


MSI Unggulkan Semua Lini Notebook dan Tablet

 Sejumlah produk unggulan MSI terbaru.

Di ajang Computex 2011, yang berlangsung di Taipei, Taiwan, 31 Mei-4 Juni 2011, MSI telah mempersiapkan sejumlah produk unggulannya. Di antara sekian banyak produk, baru, setidaknya ada 4 seri notebook dan dua model tablet yang akan menjadi magnet di booth L607, TWTC Nangang Exhibition, salah satu lokasi pameran akbar terbesar di Asia tersebut.

Masing-masing dua notebook seri game GT70 dan GT683 G, dua seri F yaitu FX620DX dan FX420, satu notebook multimedia seri C yakni CX480, serta dua ultra slim notebook yakni X460 dan X370. Untuk tablet, MSI menyiapkan dua model masing-masing WindPad 110 dengan prosesor AMD Brazos dan dengan ARM Cortex A9.

GT780 dan GT683 merupakan model notebook yang menyasar kalangan gamer. Fitur-fitur mendukung kinerja tinggi dengan dukungan prosesor Intel Core i7 quad core generasi kedua dan kartu grafis diskrit kelas high end dari nVidia. Keyboardnya dirancang secara khusus untuk memudahkan penggila game ekstrim dengan kombinasi rancangan desain MSI dengan ahlinya dari SteelSeries.

GT780 menggunakan layar 17,3 inci sedangkan GT683 menggunakan layar 15,6 inci. Keduanya sama-sama dilengkapi 4 slot memori DDR3 dan fitur audio kualitas tinggi Dynaudio dan THX TruStudio Pro.
Dua notebook seri F juga ditujukan untuk penggemar game. Kedua notebook brau seri F dilengkapi spesifikasi hardware kelas high end seperti prosesor Intel Core i7 quad core. Pengalaman multimedia didukung THX TruStudio dan Cinema Pro. FX620DX berlayar 14 inci dan menggunakan kartu grafis GeForce GT520M sementara FX420 berlayar 15,6 inci dan menggunakan kartu grafis AMD Radeon 6470.

Untuk seri ultraportable, X460 dan X370 berketebalan kurang dari 1 inci. X460 berlayar 14 inci menggunakan prosesor Intel Core i7 dan kartu grafis Ge Force NVidia GT 540M. Sementara X370 berlayar 13,4 inci dilengkapi prosesor AMD dual core E-350. Satu-satunya notebook seri C yakni C480 menggunakan prosesor Intel Core i5 dan kartu grafis nVidia GeForce GT520M.

Produk andalan terakhir berupa tabletr menyediakan dua alternatif pilihan. Pengguna yang suka menggunakan Windows 7 bisa memilih WindPad 110W. Perangkat ini menggunakan kartu grafis AMD Radeon HD 6310. Sementara untuk pengemar Android tersedia WindPad 100A yang dilengkapi sistem operasi Android Honeycomb, prosesor ARM Cortex A9.


Dari Smartphone hingga Superkomputer

 NVidia yang dikenal sebagai perusahaan asal Amerika Serikat yang fokus pada pengembangan unit pemroses grafis dan teknologi chipset untuk PC dan perangkat mobile, akan turut unjuk gigi dalam ajang Computex yang berlangsung di Taipei, Taiwan dari tanggal 31 Mei - 4 Juni 2011.

Dalam rilis di situsnya, Nvidia akan memamerkan teknologi GetForce, Tegra, dan 3DVision. Nvidia juga akan menunjukkan bagaimana teknologinya mampu mendukung perangkat komputasi dari superphone ke superkomputer. Akan dipamerkan pula game dan aplikasi PC terbaru, fotografi dan video 3D.

Berdasarkan laporan PCWorld, Senin (30/5/2011), CEOP Nvidia, Jen Hsun Huang mengatakan pada wartawan bahwa Nvidia akan menditribusikan 10 juta prosesor dual core Tegra 2 hingga akhir bulan Juni 2011. Tegra 2 dikenal dipakai pada produk Samsung Galaxy Tab, Acer Transformer dan LG Optimus.
Huang juga menunjukkan prosesor quad core yang namanya masih merupakan kode, disebut Kal El. Prosesor ini bisa mendukung produk seperti tablet dan smartphone. Tablet dengan Kal El dikatakan akan keluar bulan September sementara smartphone menyusul tahun depan.

Huang mengatakan, Kal-El akan memberikan grafis yang lebih baik bagi gamer maupun non gamer, serta mendukung aplikasi dengan efisiensi lebih tinggi. "Kal El bisa melakukan semua yang Tegra 2 lakukan, tapi dengan daya yang lebih rendah," kata Huang.

Tak dikatakan apakah Kal El nantinya akan berakhir pada produk yang disebut Tegra 3. Tapi yang jelas, menurut Huang, tablet yang didukung Kal El bisa men-support aktivitas gaming dalam jangka waktu 4-6 jam sekali isi ulang.

Selain prosesor, Nvidia juga akan memamerkan kacamata 3D berkabel terbaru dengan harga 99 dollar AS. Kacamata ini dikatakan lebih murah, sederhana dan tanpa baterai. Meski demikian, adanya kabel masih mepersulit gerakan saat memakainya.

Di acara ini, Senior Vice President Nvidia Corporation , Daniel F Vivoli, juga akan menjadi pembicara di Computex Taipei Innovation Forum. Dalam forum yang akan digelar mulai besok Selasa (31/5/2011) itu, Vivoli akan bicara tentang "Personal Computing for a New Generation".


Era Pasca-PC, "Browser" Menginvasi TV


Pameran produk teknologi informasi terbesar di Asia, Computex 2011, yang berlangsung pada 31 Mei-4 Juni 2011 di Taipei, Taiwan, menyoroti pergerakan ke arah era pasca-PC. Sesuai dengan hal tersebut, Opera Software pun memperkenalkan browser yang sipa menyambut era pasca-PC lewat browser teranyarnya.
Kalau selama ini browser mungkin hanya dikenal penggunaannya di komputer atau smartphone, ke depan tidak hanya itu. Bahkan browser telah masuk televisi dan set top box untuk menyambungkan pengguna ke internet. CEO Opera Software Lars Boilesen akan menjadi pembicara terkait topik tersebut di salah satu panel diskusi Computex 2011.

"Hari ini jutaan orang mengakses internet menggunakan perangkat non-PC, seperti ponsel, tablet, TV, dan set top box. Mereka mengakses web yang sebelumnya dirancang untuk komputer desktop dan notebook. Browser pada perangkat-perangkat non-PC ini mempunyai cukup keunggulan untuk mengelola konten pada dunia web saat ini," ujar Boilesen dalam pernyataan resminya jelang Computex 2011.

Opera Software telah bekerja sama dengan sejumlah produsen untuk memasukkan browser buatannya, antara lain dengan Broadcom, Humax, Loewe, Phillips, MediaTek, Realtek, Sharp, Sony, dan Toshiba. Dalam ajang Computex 2011, Opera akan memamerkan kemampuan Opera Devices SDK 3.0 untuk meghubungkan konten online ke TV. Opera Devices SDK 3.0 merupakan sekumpulan kit pengembangan software yang sudah dilengkapi browser, widget engine, dan lingkungan yang memungkinkan pembuatan aplikasi berbasis online di TV. Browser untuk TV sudah memenuhi standar penyiaran, seperti standar OIPF, CEA, dan HbbTV.